LT 1 SPENSAGED Wadah Pembentukan Karakter Disiplin, Tangguh, Mandiri, dan dapat Dipercaya
Gedangan, 21 September 2026 , SMP Negeri 1 Gedangan menggelar kegiatan Lomba Tingkat (LT) 1 Pramuka Penggalang dari tanggal 19 s.d 20 September 2026. Perkemahan ini diikuti oleh peserta didik kelas VII dan VII, serta perwakilan kelas IX sebagai panitia. Kegiatan ini juga diikuti oleh guru pendamping, pelatih pramuka, pembina Pramuka, pembina OSIS, Waka kesiswaan, dan Kepala Sekolah.
Sepanjang dua hari tersebut, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan kepramukaan, antara lain prosesi api unggun, perlombaan, pentas seni, serta pendalaman materi kepramukaan. Untuk membangun semangat kompetisi dan jiwa korsa, peserta dibagi ke dalam beberapa regu.Regu putra terdiri atas Regu Garuda, Kelelawar, Cobra, Elang, Paus, dan Scorpion. Sementara itu, regu putri terdiri atas Regu Violet, Lotus, Lavender, Kamboja, Rafflesia, Azalea, Dandelion, Melati, Bougenville, Edelweis, dan Lily.
Rangkaian acara LT 1 diawali dengan apel pembukaan yang berlangsung khidmat. Dalam amanat pembukaan, Kepala SMP Negeri 1 Gedangan, Bapak Dr. Aris Setiawan, S.Pd., M.Pd., berpesan agar seluruh peserta memiliki karakter Pramuka yang disiplin, tangguh, mandiri, dan dapat dipercaya. Beliau juga mendorong peserta untuk terus meningkatkan kemampuan sebagai persiapan menghadapi lomba tingkat berikutnya.
“Teruslah berdisiplin karena dengan disiplin kalian akan semakin dekat dengan kesuksesan. Salah satunya, terus berdisiplin dalam berlatih mempersiapkan LT 2 karena SPENSAGED selalu dan mengusahakan mendapatkan juara umum (juara 1),” ujar Pak Aris dengan mantap.
Turut membersai peserta secara optimal juga dilakukan oleh pembina Pramuka SPENSAGED, Bapak Endyk Budiono, S.Pd. Menurut beliau, pelaksanaan Lomba Tingkat merupakan bagian dari program pembinaan kepramukaan yang berjenjang, mulai dari LT 1, LT 2, LT 3, hingga tingkat nasional. Kegiatan ini menjadi sarana untuk membentuk karakter peserta didik sesuai dengan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka.
Kegiatan LT 1 telah dipersiapkan secara matang oleh pelatih, Kak Makinun Amin dan Kak Oktaviga Sanjaya, dengan dukungan para Pratama. Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan mampu mengembangkan kerja sama, kepedulian, kerja keras, kekompakan, serta daya juang yang tinggi.
“Diharapkan Pramuka Penggalang bisa menerapkan ilmu yang didapat, baik di dalam keluarga, lingkungan masyarakat, juga bagi bangsa dan negara,” ujar Pak Endyk penuh harap.
Rangkaian kegiatan yang sangat menarik perhatian peserta adalah prosesi api unggun. Pada momen tersebut, semangat jiwa korsa seluruh peserta tampak menyatu. Kobaran api unggun menjadi simbol semangat, persaudaraan, dan tekad untuk terus mengembangkan diri sebagai anggota Pramuka yang berkarakter dan bermanfaat bagi sesama.
Suasana semakin meriah dengan digelarnya pentas seni. Peserta menampilkan beragam kreativitas yang tetap mengangkat unsur kepramukaan. Beberapa penampilan memadukan gerakan dan yel-yel dengan atribut serta bendera Pramuka. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi wadah untuk menyalurkan bakat dan minat, tetapi juga mempererat kebersamaan dan rasa memiliki terhadap gugus depan.
Pada puncak rangkaian kegiatan dilaksanakan, yakni penutupan sekaligus pengumuman regu berprestasi tinggi. Berdasarkan akumulasi nilai dari berbagai perlombaan, termasuk perolehan medali emas, perak, dan perunggu, ditetapkan Regu Paus sebagai Regu Berprestasi Tinggi Putra dan Regu Edelweiss sebagai Regu Berprestasi Tinggi Putri.
Kriteria regu berprestasi tersebut tidak semata-mata didasarkan pada hasil perlombaan, tetapi juga mempertimbangkan kekompakan dan kerja sama anggota regu selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
LT 1 Pramuka SMPN 1 Gedangan memberikan pengalaman berharga bagi seluruh peserta. Kelelahan selama mengikuti kegiatan terbayar dengan pengalaman, kebersamaan, dan motivasi untuk terus mengembangkan diri. Semangat tersebut diharapkan menjadi bekal bagi peserta untuk menjadi pribadi yang lebih disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan mampu memberikan manfaat bagi keluarga, sekolah, masyarakat, bangsa, dan negara.
