Inovasi Digital Pendidikan; SMPN 1 Gedangan Luncurkan SMART ID Card Terintegrasi
SMPN 1 Gedangan kembali melakukan terobosan baru di bidang teknologi digital melalui peluncuran kartu multi-fungsi yang dikenal sebagai SMART ID Card. Kartu ini mengintegrasikan tiga fungsi sekaligus ke dalam satu sistem, yakni sebagai kartu identitas resmi sekolah, perangkat presensi, serta kartu perpustakaan.
Keunggulan utama SMART ID Card ini terletak pada efisiensi, kecepatan, serta keakuratan pengoperasiannya. Proses absensi siswa hanya memerlukan waktu singkat melalui metode penempelan (tap) kartu pada mesin pembaca (reader) atau pemindaian kode QR (scan). Seluruh data kehadiran yang terekam akan tersinkronisasi secara otomatis ke dalam peladen (cloud) dan dasbor sekolah tanpa memerlukan pencatatan manual.
Kepala SMPN 1 Gedangan, Dr. Aris Setiawan, S.Pd., M.Pd., merupakan inisiator di balik penerapan SMART ID Card ini. Dikenal sebagai pemimpin yang visioner, terbuka terhadap perkembangan teknologi, serta adaptif dalam mengimplementasikannya di lingkungan satuan pendidikan, beliau terus mendorong pembaharuan dan inovasi di SMPN 1 Gedangan. Berbagai prestasi serta apresiasi dari berbagai ajang perlombaan telah diraih, dan kini SMPN 1 Gedangan berupaya menjadi pelopor serta model bagi sekolah lain dalam hal pemanfaatan teknologi pendidikan.
"Penggunaan SMART ID Card ini tentu sangat baik dan efektif bagi sistem rekapitulasi kehadiran siswa. Hal ini juga sekaligus menjadi bentuk kerja sama pihak sekolah dengan wali murid, karena wali murid dapat secara langsung menerima dan mendapatkan informasi terkait kehadiran putra-putrinya di sekolah," jelas Bapak Aris.
Sementara itu, Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMPN 1 Gedangan, Iwan Arisanto, S.Pd., menyatakan bahwa penggunaan sistem ini telah dimulai sejak awal bulan September. Pemilihan teknologi tersebut didasari oleh kemampuannya dalam merekapitulasi data secara menyeluruh. Setiap kartu memancarkan gelombang identitas (ID) yang unik bagi masing-masing siswa, sehingga data nama serta kelas dapat terintegrasi secara otomatis
.
"Manfaat utamanya adalah memberikan keefektifan dalam perekaman data. Dampak positifnya adalah kita memiliki keakuratan data mengenai kapan siswa masuk, kapan berkunjung ke perpustakaan, melakukan peminjaman buku, dan sebagainya. Termasuk tingkat ketepatan kedatangan siswa, apakah tepat waktu atau terlambat, semuanya sudah dimunculkan dalam data waktu kehadiran. Selain itu, terdapat data kunjungan perpustakaan untuk mengetahui siswa yang sering atau jarang berkunjung, sehingga petugas perpustakaan dapat memberikan apresiasi," tambah Bapak Iwan.
Kedepan, pihak sekolah berharap jangkauan pemanfaatan SMART ID Card ini dapat diperluas. Maju terus pendidikan dan teknologi SPENSAGED. Melangkah bersama pasti bisa.
