Hari Pramuka

Hari Pramuka

Hari Pramuka

DARI TERPAKSA MENJADI BANGGA

Hari ini langit membentang biru tanpa batas, seolah menjadi panggung bagi sang surya untuk menari dengan indahnya. Di sebuah sekolah menengah pertama yang cukup ramai, terlihat banyak siswa berjalan menuju lapangan sekolah dengan mengenakan seragam Pramuka. Suasana pagi itu terasa cukup ramai dengan suara para siswa yang saling berbicara dan bercanda dengan teman-temannya. Di antara banyaknya siswa tersebut, terdapat seorang siswi bernama Sera yang berjalan dengan langkah cukup malas sambil membawa tas di pundaknya.

Sera sebenarnya tidak terlalu menyukai Pramuka, bahkan sejak awal ia mengikuti kegiatan tersebut hanya karena pramuka merupakan exstra wajib. Menurut Sera kegiatan Pramuka terasa begitu membosankan. Meskipun begitu, ia tetap mengikuti berbagai latihan seperti tali-temali, semaphore, sandi, dan lain sebagainya. Suatu hari, pembina mengumumkan bahwa sekolah akan mengadakan kegiatan LT 1, di mana para peserta akan bermalam di sekolah dan mengikuti berbagai kegiatan serta perlombaan bersama regu masing-masing. Mendengar pengumuman tersebut, Sera hanya menghela napas karena membayangkan dirinya harus mengikuti kegiatan yang pasti sangat melelahkan. Namun karena kegiatan tersebut wajib diikuti, akhirnya Sera tetap datang bersama regunya, regu Raffresia.

Hari LT 1 pun tiba dan suasana sekolah terlihat lebih ramai dari biasanya. Setelah semua peserta berkumpul, berbagai permainan dan tantangan mulai diberikan kepada setiap regu. Salah satu tantangan yang diberikan adalah memecahkan sebuah sandi. Teman-teman seregu Sera terlihat kebingungan memecahkan sandi tersebut. Melihat teman-temannya mulai panik karena waktu hampir habis, mata Sera tertuju pada kumpulan sandi morse di kertas itu. Tiba-tiba, ingatan saat latihan bulan lalu yang sempat ia sepelekan mendadak melintas di kepalanya. Sera kemudian menjelaskan kepada teman-temannya hingga akhirnya mereka berhasil menemukan jawaban yang benar. Kegiatan pun terus berlanjut hingga malam hari.

Keesokan harinya, perlombaan kembali dilanjutkan dan regu Sera terlihat jauh lebih kompak. Hingga akhirnya, seluruh rangkaian LT 1 telah selesai dan semua peserta berkumpul di tengah lapangan untuk mendengarkan pengumuman pemenang. “Juara pertama LT 1 tahun ini adalah regu Refflesia!” ucap pembina dengan lantang. Mendengar pengumuman tersebut, seluruh anggota regu Rafflesia langsung bersorak dan saling berpelukan karena merasa sangat bahagia. Sera ikut tersenyum sambil melihat piala yang berhasil mereka raih setelah melewati berbagai tantangan bersama. Ia merasa bangga karena regunya dapat memenangkan perlombaan tersebut.

 

Firdausi Rofia S. A/9C

Share: