Mpls Ramah Anak Di Smpn 1 Gedangan

MPLS Ramah Anak di SMPN 1 Gedangan

MPLS Ramah Anak di SMPN 1 Gedangan

MPLS Ramah Anak di SMPN 1 Gedangan: Stimulus Peningkatan Karakter Peserta Didik


Sidoarjo , Hari pertama masuk sekolah menjadi momen yang spesial bagi para siswa baru di SMP Negeri 1 Gedangan (Spensaged), Sidoarjo, Senin (13/7/2026). Pembukaan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ini dihadiri langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Dr. Netty Lastiningsih, S.Pd., M.Pd.
Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Bidang Mutu Pendidikan Dinas Dikbud Sidoarjo, Dr. Lilik Sulistyawati, S.Pd., M.Pd., serta jajaran Forkopimcam Kecamatan Gedangan.
Upacara pembukaan yang berlangsung di lapangan basket SMPN 1 Gedangan tersebut berjalan dengan khidmat dan lancar. Peserta upacara terdiri dari seluruh siswa baru kelas 7 (mulai dari kelas 7A hingga 7I) serta perwakilan dari kelas 8 dan 9. Sementara itu, anggota Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) bertindak sebagai petugas upacara.
Dalam amanatnya, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo, Netty Lastiningsih, membacakan pesan dari Menteri Pendidikan, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Pesan tersebut menekankan agar kegiatan MPLS dapat mendukung gerakan "7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat", terutama melalui implementasi model MPLS yang ramah anak. Melalui pendekatan yang hangat, suasana MPLS dan proses pembelajaran ke depan diharapkan mampu membuat siswa merasa aman, nyaman, tenang, serta bangga terhadap potensi diri mereka sendiri.
"Menjadi seorang murid atau pelajar hebat itu tidak selalu dibuktikan dengan nilai yang tinggi. Namun, dengan menjadi baik dan ramah terhadap teman atau orang lain, itu sudah merupakan sebuah prestasi," tutur Netty di sela-sela sambutannya.
Di sisi lain, Kepala SMPN 1 Gedangan, Dr. Aris Setiawan, S.Pd., M.Pd., menyatakan bahwa konsep kegiatan MPLS tahun ini telah disosialisasikan terlebih dahulu kepada para orang tua murid. Ia memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan jauh dari unsur kekerasan.
"Tidak ada materi/ kegiatan yang bersifat  perundungan (bullying) atau perpeloncoan. Kami mengutamakan materi yang menuntun pembentukan karakter bagi siswa," jelas Aris dengan penuh keyakinan.
Dr. Aris Setiawan, S.Pd., M.Pd. menambahkan bahwa tolok ukur keberhasilan MPLS, yang juga sejalan dengan visi dan misi sekolah, adalah adanya perubahan sikap dan perilaku siswa ke arah yang lebih baik.
Selain seremoni upacara, pembukaan MPLS ini juga diisi dengan aksi deklarasi anti-perundungan (anti-bullying). Deklarasi tersebut ditandai dengan penandatanganan bersama oleh segenap pejabat yang hadir, kader Sekolah Ramah Anak (SRA), serta perwakilan dari siswa baru.
Serangkaian kegiatan yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 13 hingga 18 Juli 2026 ini diharapkan dapat berjalan sukses. Lebih dari sekadar masa pengenalan, tujuan hakiki dari program ini adalah menanamkan jiwa luhur yang berkarakter kuat pada diri siswa, sesuai dengan visi SMPN 1 Gedangan: Berkarakter dan Berprestasi.

Share: