Asesmen Portofolio Kelas IX SMPN 1 Gedangan
Gedangan, (29 - 30 April 2026). Siswa kelas IX SMPN 1 Gedangan melaksanakan kegiatan asesmen portofolio. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk presentasi yang dilakukan di hadapan wali murid, dengan materi yang bersumber dari tugas yang merupakan kegiatan tindak lanjut dari out door learning yang telah diunggah melalui laman resmi sekolah.
Dalam pelaksanaannya, setiap kelompok yang terdiri atas 3–5 siswa mempresentasikan hasil kegiatan sesuai dengan peran dan tanggung jawab masing-masing anggota. Masing-masing siswa memiliki tugas unruk mempresentasikan bagian/devisinya masing - masing( anyaman, vlog, narasi cerita tari). Hal ini memberikan kesempatan kepada seluruh siswa untuk menunjukkan pemahaman serta kontribusi mereka selama kegiatan ODL berlangsung.
Salah satu wali kelas, Anis Susanti selaku wali kelas IX A, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada siswa sekaligus melibatkan orang tua dalam proses penilaian. Ia menyampaikan, “Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada siswa agar orang tua dapat mengetahui secara langsung bagaimana putra-putrinya melaksanakan kegiatan ODL. Selain itu, orang tua juga dilibatkan untuk memberikan penilaian terhadap anak-anak mereka.”
Kegiatan ini mendapat respons positif dari para wali murid. Salah satunya disampaikan oleh Bunda Dian, wali murid Ahmad Raflizar dari kelas IX G. Ia mengungkapkan, “Ini adalah kegiatan yang luar biasa. Baru pertama kali kami sebagai orang tua dilibatkan secara langsung dalam penilaian putra-putri kami. Hal ini membuat kami dapat mengetahui perkembangan dan kemampuan anak-anak di sekolah.”
Lebih lanjut, beliau juga merasa tenang ketika mengetahui bahwa lokasi kegiatan ODL berada di Banyuwangi, yang dinilainya memiliki nilai edukatif tinggi dibandingkan sekadar kegiatan wisata biasa. Belaiu menambahkan bahwa konsep “ODL yang penuh edukasi” merupakan hal yang sangat diharapkan oleh para orang tua.
Pendapat serupa disampaikan oleh Bu Meli, wali murid Javas dari kelas IX F. Beliau mengaku bangga melihat penampilan anaknya saat presentasi. “Saya tidak menyangka Javas bisa tampil begitu percaya diri. Ia mampu berpresentasi dan menyampaikan materi dengan sangat baik,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, banyak wali murid yang semakin menyadari potensi dan bakat yang dimiliki oleh anak-anak mereka. Hal ini juga menunjukkan peran penting guru dan sekolah dalam merancang program yang mampu menggali serta mengembangkan kemampuan siswa secara optimal.
Secara keseluruhan, kegiatan yang berlangsung dalam tiga sesi, yakni pukul 08.00–09.00, 10.00–11.00, dan 11.00–12.00, berjalan dengan lancar. Para siswa menunjukkan sikap kooperatif, sementara wali murid hadir dengan antusias tinggi. Sebagai evaluasi, diharapkan kegiatan serupa ke depan dapat dipersiapkan lebih matang agar hasil yang dicapai semakin maksimal dan siswa dapat tampil dengan lebih percaya diri.
